Perbedaan Telnet dan SSH

Posted by : Rafi Ramdhani Release on : 1:17 PM


Yosh........ Hai Mina-san , Bertemu Lagi dengan saya Rafi Ramdhani, yang blognya masih kurang bagus dan banyak kekurangan. Kali ini saya akan menjelaskan tentang Pengertian Perbedaan Telnet dan SSH.

A. Pengertian

Telnet (Telnet atau TELecommunication NETwork merupakan sebuah protokol
jaringan yang digunakan di internet dan juga jaringan komputer lokal. Gunanya adalah
untuk menghubungkan antara komputer Linux yang satu dengan komputer Linux lainnya.
Pada awal kemunculannya, Telnet didesain untuk memudahkan proses komunikasi yang
dapat menghubungkan antara PC Client dengan Server, dimana kalian dapat melakukan
berbagai perintah dari PC Client seolah-olah perintah tersebut sedang dieksekusi di
computer sendiri, padahal sebenarnya seluruh perintah tersebut sedang kalian eksekusi di
Server. Proses ini biasa disebut sebagai proses remote dimana kalian dapat melakukan
apa saja seolah-olah berada di komputer sendiri.

OpenSSH adalah sebuah versi GRATIS dari alat konektivitas SSH yang pengguna
teknis Internet mengandalkan. Pengguna telnet, rlogin, dan ftp mungkin tidak menyadari
bahwa password mereka ditularkan di Internet tanpa enkripsi, tetapi. OpenSSH
mengenkripsi semua lalu lintas (termasuk password) secara efektif menghilangkan
pembajakan koneksi, percakapan, dan serangan lainnya. Selain itu, OpenSSH
menyediakan kemampuan tunneling aman dan beberapa metode otentikasi, dan
mendukung semua versi protokol SSH.

B. Latar Belakang

Karena SSH dan Telnet sangatlah penting dalam pengoperasian suatu server. karena dengan ssh ataupun telnet maka kita dapat meremote suatu mesin / komputer kita dari jarak jauh dengan syarat terhubung ke internet.

C. Maksud dan Tujuan

Untuk memsharingkan ilmu

D. Perbedaan


Disini dapat kita lihat SSH memberikan alternatif yang secure terhadap remote session tradisional dan file transfer protocol seperti telnet dan relogin.Protokol SSH mendukung otentikasi terhadap remote host, yang dengan demikian meminimalkan ancaman pemalsuan identitas client lewat IP address spoofing maupun manipulasi DNS. Aplikasi seperti Telnet tidak menggunakan enkripsi sedangkan SSH dilengkapi dengan enkripsi. Sebab itulah SSH (Secure Shell) dapat memberi keamanan yang lebih daripada Telnet atau rlogin.
Banyak orang menggunakan Telnet sebagai aplikasi jaringan mereka. Sebenarnya hal tersebut kurang begitu aman sebab dalam proses mengirim atau menerima data memungkinkan sesion kita terlihat dalam bentuk text. Sehingga orang yang jahil yang masuk ke network kita dapat mengetahui username, password, atau perintah-perintah yang kita baca.

E. Kesimpulan

Dengan mengetahui perbedaan di atas maka kita dapat mengetahui remote access mana yang lebih baik di gunakan maupun tidak digunakan.

F. Referensi

http://www.sibro21.org/2016/02/perbedaan-telnet-dan-ssh.html

Related Post

No comments